Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) menyerahkan hasil evaluasi Satuan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Reformasi Birokrasi, dan Pelayanan Publik tahun 2022, Kamis (20/10/2022).
Terdapat 30 SKPD dan 17 kecamatan se-Kabupaten Batola yang menerima hasil evaluasi yang berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola ini, termasuk salah satunya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).
Dari penyerahan yang dilaksanakan, Satpol-PP Batola mampu mempertahankan predikat B dengan raihan 68,15 di tahun 2022. Sedangkan indeks Reformasi Birokrasi (RB) meraih nilai 32,75.
Kendati raihan SAKIP Satpol-PP di tahun 2022 ini sama dengan tahun 2021 berpredikat B namun nilainya mengalami kenaikan. Jika nilai SAKIP Satpol-PP tahun 2021 berjumlah 66,51 di tahun 2022 menjadi 68,15.
Demikian pula untuk indeks RB dan Pelayanan Publik di tahun 2022 ini raihan nilai Satpol-PP meningkat menjadi 32,75 di banding tahun 2021 yang hanya 28,57.
Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyambut baik kegiatan. Ia menilai, melalui evaluasi yang ini akan terlihat apa yang sudah dan belum dilaksanakan termasuk terhadap reformasi birokrasi maupun pelayanan publik.
“Saya harapkan pelaksanaan evaluasi ini tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi sudah mengarah pada budaya membangun kinerja,” ujarnya.
Sekdakab Batola H Zulkipli Yadi Noor menyampaikan rasa bangga atas capaian hasil evaluasi SAKIP SKPD tahun 2022. Kendati hasilnya masih banyak yang tidak sesuai.
“Dari hasil evaluasi saya lihat sudah ada progres, itu yang penting,” ucapnya.
Zulkipli mengutarakan, nilai rata-rata SAKIP SKPD Batola telah mengalami peningkatan setiap tahunnya. Untuk tahun 2018 nilai yang dicapai 54,56, tahun 2019 sebesar 63,23, tahun 2020 sebesar 66,53, tahun 2021 sebesar 66,88 dan tahun 2022 mencapai 71,19.
“Ini harus kita apresiasi. Batola dengan anggaran terbatas secara efektif tetap dapat membangun,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Inspektorat Kabupaten Batola, Ismed Zulfikar mengutarakan, penilaian SAKIP SKPD tahun 2022 Batola ini tertinggi diraih Distan TPH dengan nilai 89,88 atau Kategori A, peringkat dua Disporbudpar dengan nilai 89,81 (kategori A), dan peringkat tiga BPKAD dengan nilai 88,26 (kategori A).
Sementara kecamatan tertinggi diraih Rantau Badauh dengan nilai 78,10, peringkat dua Kecamatan Cerbon dengan nilai 73,27, dan peringkat tiga Kecamatan Anjir Muara dengan nilai 73,11.
Keseluruhan Ismed merinci, untuk penilaian SAKIP kali ini yang mendapat kategori A ada 9 SKPD, kategori BB 12 SKPD, kategori B 7 SKPD, dan kategori CC 2 SKPD. Sedangkan untuk kecamatan terdapat 5 yang mendapat kategori BB, 9 kategori B, dan 3 kategori CC.
“Permasalahan yang kami lihat dari laporan SKPD banyak belum mencerminkan permasalahan di lapangan serta perlunya peningkatan implementasi e-goverment,” ungkapnya.


